September 2010
8 posts
Peluru
Aku sebutir peluru. Belum bermakna tanpa target atau jika dibiarkan tergeletak di atas meja. Belum bisa melesat tanpa dilontar dan di tangan mereka yang tak terlatih kadang butuh lebih dari sebutir diriku. Kadang kami berhasil dalam hidup yang singkat ini, tetapi dari kebanyakan riwayat, kami lebih sering meleset. Setiap peluru lahir sendiri, menunaikan tugasnya sendirian, lalu mati sendirian....
Hari Ini adalah Esok yang Saya Nantikan
Bandung mendung, lalu hujan. Bandung cerah, berawan, sesekali panas. Bandung yang lembab, Bandung yang kering. Jalan - jalan raya yang padat dan sesak, lalu jalan - jalan kecil yang bersembunyi dan sesekali penuh trik. Hari ini adalah hari jalan - jalan: baik menuju tempat - tempat yang saya kenal untuk dimaknai dengan cara yang baru, maupun tempat - tempat asing yang menyimpan potensi petualangan...
Jika Ramadhan..
Jika Ramadhan adalah celengan Yang hanya bisa Kuisi setahun sekali Maka akan kuisi berlimpah amalan Yang berlabel ridha-Nya Agar tiket surga terbeli Jika Ramadhan adalah kekasih Yang hanya bisa Kutemui setahun sekali Kali depan aku rela tertatih Mengejar memeluknya Sebelum merindunya kembali Jika Ramadhan adalah kereta Yang hanya bisa Dinaiki setahun sekali Bergegas aku siap menantinya Naik dan...
A Test
Wow it worked! Powered by Telkomsel BlackBerry®
J'ai Deux Amours
J’ai deux amours:
Ibu yang bertaruh nyawa untuk melahirkanku,
Ibu pertiwi yang mengizinkanku
menapakkan kaki di atasnya.
Yang satu mengajariku
untuk kuat berkelana ke segala penjuru.
Yang lain mengingatkanku
satu hari pulang juga jiwaku
dipanggilnya.
Lahir dari rahim yang satu,
melebur kelak pada raga yang lain.
J’ai deux amours,
sampa nanti, sampai mati.
*terinspirasi...